SAFITRI, NIM. 202413033 (2025) TANAMAN HERBAL PENURUN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WISATA KESEHATAN JAMU TEGAL. Professional Project Practice thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG.
|
Text
SAFITRI NIM. 202413033_compressed.pdf Download (885kB) |
Abstract
Latar belakang Hipertensi merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara persisten dalam jangka waktu panjang, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius bahkan berujung pada kematian. Seseorang dinyatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas dari 90 mmHg. Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat mengganggu fungsi organ penting seperti jantung dan ginjal. Oleh karena itu, hipertensi termasuk salah satu penyebab utama munculnya berbagai penyakit serius, seperti penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis), gangguan jantung, kerusakan ginjal, hingga stroke.Penggunaan obat-obatan kimia secara berkepanjangan dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan fungsi beberapa organ tubuh. Untuk itu, diperlukan alternatif pengobatan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan tersebut, sehingga kualitas hidup penderita hipertensi tetap terjaga. Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan terapi herbal. Dalam kajian literatur ini, tanaman kumis kucing dan seledri dipilih sebagai alternatif herbal. Tanaman kumis kucing mengandung senyawa apigenin yang memiliki efek diuretik, yaitu membantu meningkatkan pengeluaran urin. Sementara itu, seledri mengandung flavonoid yang berperan dalam melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat menurun.Tujuan Penelitian Mengetahui tanaman herbal dan kandungannya yang digunakan sebagai terapi hipertensi berdasarkan resep di Wisata Kesehatan jamu Tegal. Metode Penelitian yang digunakan adalah study literature yang dikembangkan berdasarkan Resep pasien hipertensi diWisata Kesehatan Jamu Tegal. Hasil Dalam penelitian berjudul “Berbagai Daun Tumbuhan Indonesia yang Dapat Menurunkan Tekanan Darah” disebutkan bahwa kelompok perlakuan yang diberikan air rebusan daun seledri selama lima hari berturut-turut mengalami penurunan tekanan darah. Tekanan darah sistolik yang awalnya sebesar 156 mmHg menurun menjadi 144 mmHg setelah intervensi, sedangkan tekanan darah diastolik yang semula 99 mmHg menurun menjadi 90 mmHg. Pada penelitian daun kumis kucing dengan lansia penderita hipertensi didapatkan frekuensi berkemih pada lansia sebelum mengonsumsi seduhan kumis kucing tercatat sebesar 3,00 kali per hari dengan rentang 2 hingga 6 kali. Setelah diberikan seduhan kumis kucing satu kali sehari selama tujuh hari berturut-turut, terjadi peningkatan frekuensi berkemih menjadi 6,00 kali per hari, dengan rentang antara 3 hingga 9 kali. Hal ini membuktikan bahwa seduhan daun kumis kucing memberikan efek diuretik pada lansia dengan hipertensi. Kesimpulan Tanaman herbal seperti seledri dan kumis kucing terbukti efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada individu yang mengalami hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Professional Project Practice) |
|---|---|
| Additional Information: | apt. Anwar Sodik, M.Farm |
| Uncontrolled Keywords: | tanaman herbal penurun tekanan darah, herbal untuk hipertensi, daun; |
| Subjects: | Profesi Apoteker |
| Divisions: | Profesi Apoteker |
| Depositing User: | Aulia Rahmayanti Utami |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 02:47 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 02:47 |
| URI: | http://repository.unimugo.ac.id/id/eprint/4018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
